Banyumas Satu-Satunya Zona Kuning di Jawa Tengah, Bagaimana Trik dan Faktanya?

Salah satu media nasional indonesia memberitakan bahwa Kabupaten Banyumas satu-satunya zona kuning di Provinsi Jawa Tengah. Kadinkes Banyumas, Sadiyanto SKM MKes mengatakan kenaikan kasus Banyumas saat ini masuk risiko rendah per 1 November 2020.

"Angka reproduksi virus (Rt) di Banyumas 0,92 dengan positivity rate 4,25 persen," kata Sadiyanto, Minggu (8/11).

Sadiyanto menjelaskan indikator-indikator yang digunakan menghitung peta zonasi risiko suatu daerah antara lain indikator epidemologi, indikator surveilans kesehatan masyarakat dan indikator pelayanan kesehatan.

"Jumlah pasien meninggal kasus positif terbaru di Banyumas yakni 27 orang. Pasien meninggal dunia ke-27 orang ber-KTP Banyumas," terang dia.

Lalu Bagaimana fakta dilapangan yang sesungguhnya? Kami mendapati informasi dari warga perantau yang masih hilir mudik menuju Kabupaten Banyumas. Mereka mengutarakan Pemeriksaan dengan menggunakan metode SWAB sudah sangat jarang ditemui. Razia penggunaan masker pun sudah tidak se-masiv pada awal kemunculan covid19. Pantauan atau pemeriksaan yang dilakukan petugas pun banyak ditemui sebatas formalitas foto kiri dan kanan selesai lalu berpindah tempat.

Isolasi bagi warga pendatang dari luar daerah pun hampir sudah tidak ada lagi. Sudah banyak warganya keluar masuk daerah seperti DKI Jakarta setiap harinya selalu ada dan bebas melakukan apa saja.

Faktor ini menjadikan kejadian luar biasa lonjakan positif covid bagaikan bom waktu siapa dan kapan atau adakah orang yang akan membukanya.

Fakta berikutnya berdasarkan informasi dari kadinkes ditunjukkan bahwa pemeriksaan swab baru dilakukan sebanyak 21.214 dari total penduduknya sekitar lebih dari 1,5juta jiwa. Angka ini terbilang sangat sedikit bila dilihat dari jumlah penduduknya.

Dilanjutkannya jumlah kasus positif di Banyumas sampai, Minggu (8/11) kemarin, ada 900 dengan rincian Maret 4 kasus, April 32 kasus, Mei 23 kasus, Juni 12 kasus, Juli 117 kasus, Agustus 116 kasus, September 253 kasus, Oktober 235 kasus, dan sisanya sampai saat ini di bulan November.

"Total swab sampai saat ini di Banyumas sudah mencapai 21.214 sample," pungkas Kadinkes.


Posted On 10 November 2020 at 18:03:05


Shared With : Shortlink





Another News
Pargoy Sindrom atau Syndrome

Pargoy adalah singkatan dari kata Partay dan Goyang. dimana dalam kelompok tersebut melakukan..

Foto Terduga Pelaku Pembunuhan & Pemerkosa Mahasiswi Unibraw Viral di twitter

Mahasiswi Unibraw alm. Novi Widiasari yatim yang diperkosa hingga meninggal menjadi fokus netizen..

Resesi Seks Melanda Sejumlah Negara

Resesi Seks dalam ini bukan diartikan penduduk suatu negara tidak melakukan hubungan seksual...

Pasar Sumpiuh Kebakaran Rabu Dini Hari ini

Banyumas, Pasar Sumpiuh yang terletak di kabupaten Banyumas, jawa tengah Rabu, 17 November 2021..

Penjualan Video Bokep Amatiran Mulai Marak di MiChat

Bisnis film pornografi di dunia barat atau eropa memang menjadi sebuah industri yang banyak..

Most Popular Articles
Article
Kelebihan atau Keuntungan dan Kekurangan atau Kerugian IUD atau KB Spiral

Ada berbagai macam jenis KB antara lain PIL, Suntik, Kondom, Alami dan Spiral atau IUD. Kali ini..

Article
Apa itu La Galigo ?

Beberapa waktu lalu Jakarta Booming dengan pertunjukkan I La Galigo. Penasaran dengan kisah..