Facebook akan Meluncurkan Fitur Belanja Baru di Seluruh Aplikasi

Facebook Inc (FB.O) meluncurkan Shops, sebuah layanan yang akan memungkinkan bisnis untuk menampilkan dan menjual produk di platform jaringan sosial terbesar di dunia itu, Kepala Eksekutif Mark Zuckerberg mengatakan pada hari Selasa.

Langkah untuk membangun penawaran e-commerce mengikuti peluncuran Facebook tahun lalu dari opsi belanja terbatas di aplikasi berbagi foto Instagram dan aplikasi pesan WhatsApp. Para pemimpin perusahaan yang berkeinginan membuat platform yang lebih ramah bisnis akan menghasilkan pendapatan iklan segar, bahkan ketika pertumbuhan pengguna melambat.

Facebook Shops akan mengikat setidaknya beberapa upaya tersebut bersama-sama, memungkinkan bisnis untuk membuat satu toko online yang dapat diakses melalui Facebook dan Instagram. Fitur checkout akan memungkinkan pembelian dalam aplikasi, sementara fitur perpesanan yang lebih terintegrasi akan memungkinkan pelanggan untuk mengobrol dengan bisnis melalui WhatsApp, Messenger atau Instagram Direct.

Zuckerberg juga mengatakan jaringan sosial terbesar di dunia akan bekerja lebih erat pada integrasi produk dengan Shopify (SHOP.N) (SHOP.TO) dan tujuh platform perdagangan online lainnya yang akan datang. Dia meminta CEO Shopify, Tobias Lütke, untuk bergabung dengannya dalam sebuah video streaming yang mengumumkan kemitraan tersebut.

Saham Shopify tenggelam setelah peluncuran Facebook Shops pertama, lalu pulih kembali setelah penampilan Lütke. Saham kedua perusahaan naik lebih dari 2% pada perdagangan sore di AS.

Seperti halnya fitur-fitur e-commerce Facebook lainnya, Toko akan bebas untuk diakses oleh bisnis dengan harapan hal itu akan meningkatkan keterlibatan konsumen dan penjualan iklan.

"Model bisnis kami di sini adalah iklan," kata Zuckerberg. “Daripada menagih bisnis untuk Toko, kami tahu bahwa Toko berharga untuk bisnis. Mereka akan secara umum menawar lebih banyak untuk iklan dan pada akhirnya kami akan menghasilkan uang dengan cara itu. "

Facebook juga meluncurkan alat untuk menghubungkan program loyalitas dan fitur belanja yang menunjukkan label produk di bawah video langsung, yang memungkinkan pemirsa melakukan pembelian sambil menonton. Zuckerberg mengatakan lebih dari 800 juta orang terlibat dengan video langsung setiap hari di Facebook dan Instagram.


Posted On 20 Mei 2020 at 06:35:48


Shared With : Shortlink





Another News
Dalam Sehari 62 Orang Positif Covid19 di Kabupaten Banyumas

Banyumas, Bupati Banyumas melalui akun resminya mengumumkan adanya peningkatan kasus pasien positif..

Ketua KPURI Arief Budiman Positif Corona, Netizen: Alhamdulillah

Jakarta, Ketua KPU RI Arief Budiman positif corona setelah dilakukan test swab sebagai syarat guna..

Edward Snowden Memuji Google dan Facebook

Rusia, Siapa yang tidak tahu sosok mantan anggota intelijen kelas kakap ini. Snowden yang beberapa..

Pengambilan Ular yang Masuk Perempuan Rusia

Rusia, Seekor ular merangkak ke dalam mulut seorang wanita yang tertidur di bawah pohon. ..

Ganja Sebagai Tanaman Obat Binaan Kementan?

Jakarta, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menetapkan ganja sebagai tanaman obat binaan..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..