Perjanjian Green Hilton Antara Presiden RI Soekarno dan Presiden AS Jhon Frank Kennedy

Swiss, Pada tanggal 14 November 1963 Terjadi MoU (Memo of Understanding) / Kesepakatan antara Presiden Soekarno dg Presiden AS Jhon Frank Kennedy di Geneva. 

Kennedy meminjam 57.147 ton troy emas warisan Raja2 Nusantara yang diamanatkan kepada Soekarno. Dengan kewajiban fee 2,5 % per tahun.

Dengan kewajiban bagi AS membayar fee sebesar 2,5% pertahun kepada RI. Pinjaman tersebut digunakan oleh Kennedy untuk Jaminan/ Collateral terhadap World Bank agar AS boleh Mencetak US Dollar. Dikarnakan saat itu AS sedang Bankrut.

MoU tersebut disebut dengan Green Hilton Memorial Agreement. Disebut demikian karna MoU tersebut di tanda tangani di Gedung Green Hilton Geneva, Swiss.

Keputusan Kennedy membayar fee 2,5% kepada RI dianggap sebagai Keputusan terbodoh oleh Parlemen AS. Dari sinilah skenario Pembunuhan Soekarno & Kennedy dimulai.

Agen-Agen CIA mulai menyelidiki kelemahan RI.

57.147 ton troy emas tersebut berasal dari :

13.000 ton dari Kesultanan Riau
11.000 ton dari Surosowan Banten
9000 ton dari Kesultanan Yogyakarta

Sisanya dari Kesultanan-kesultanan di Penjuru Nusantara seperti Atjeh Darussalam Kutai Kartanegara Tidore, Dompu, dan lain-lain.

Disebut juga sebagai Dana Revolusi. Green Hilton Agreement berisi :

1. Pengembalian Aset Raja" Nusantara kpd RI Karna RI adalah Negara Pengganti Imperium of Zhunda Nusantara. 

2. Aset tsb dipinjam oleh AS dari RI dg bbrp syarat

3. Saksi : 
a. William Vesker dari Swiss
b. Sri Paus dari Vatikan 

14 November 1963

22 November 1963 Skenario Pembunuhan dimulai dg mengirim intel CIA guna menghilangkan jejak Green Hilton Agreement.

Presiden Kennedy Mati karna sniper. Sedang Presiden Soekarno selamat dari Bom Mobil yg meledak sesaat sesudah meresmikan sebuah Sekolah Rakyat di West Sumatra.

Aset-aset Raja-Raja Nusantara masih tersimpan di 93 Account di Bank2 utama Dunia. Ciri negara-nya berbendera merah & putih mentag sumber asetnya. 

Pasca 17 Agustus 1945 Konfederasi Raja-Raja Nusantara Mengakui Pemerintah RI di bawah Presiden Soekarno dengan syarat tetap mengakui existensi Mereka.

Pasca MoU 14 Nov 1963 Presiden Soekarno diangkat menjadi Ketua PBB. Jabatan yg hingga kini tidak seorangpun mendudukinya. Sekarang yg ada cuma Sekjen PBB. 

CIA yg dikontrol Freemasonry Yahudi, mulai menyelidiki kelemahan Pemerintah RI guna melengserkan Soekarno.


Posted On 29 September 2020 at 17:59:05


Shared With : Shortlink





Another News
Israel tidak Melarang UEA membeli F-35 Asal Superioritasnya Tetap Ada

Israel mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya tidak akan menentang penjualan "sistem..

Ribuan Orang Protes di seluruh Polandia Menentang Pembatasan Akses Aborsi

WARSAW / GDYNIA, Polandia (Reuters) - Puluhan ribu orang melakukan protes di seluruh Polandia pada..

Norovirus atau Norwalk ada di Indonesia, Gejala, Pencegahan dan Penanganannya

Norovirus yang beberapa waktu lalu ditemukan di China. Ternyata telah ditemukan sejak lama pada..

Pertanda Ular Outoboros di Bangsal Magangan Keraton Yogyakarta

Ouroboros begitu orang peradaban mesir kuno menyebutnya. Ouroboros adalah sebuah simbol kuno yang..

Oracle Menambal 402 Bugs di Update Terbarunya

Lebih dari separuh kekurangan Oracle dalam pembaruan tambalan triwulanannya dapat dieksploitasi..

Most Popular Articles
Article
Cara Memperbaiki Foot Step

Foot Step atau pijakan kaki menjadi komponen penting pada motor. Bagian ini sangat menentukaan..

Article
Bahaya Lalat

Lalat, bagi sebagian besar orang hewan ini dianggap sangat menjijikan karna habitat hidupnya. Lalat..